Home » Blog » Cara Memaksimalkan Hasil Panen Jamur Tiram
Jual Jamur Tiram, Kuping, Lingzhi, Dewa, Agaric
Sunday, September 9th 2012. Posted in Blog

Jamur Tiram Segar Berkualitas

Cara merawat dan membudidayakan jamur tiram dengan benar akan menghasilkan hasil panen jamur tiram yang berkualitas pula. Banyak orang bilang bahwa budidaya jamur tiram tidak sesulit yang dijelaskan di buku-buku tebal yang berjejer di toko buku.

Jika kita berbicara asal panen, asal berbuah, asal jamurnya keluar saja memang benar sangat mudah. Namun akhir-akhir ini beberapa rekan mengeluhkan hasil panen jamurnya yang tidak maksimal. Hasil panen hanya mencapai rata-rata  300 gram baglog. Padahal dengan menggunakan beberapa trik ada yang di buku-buku konvensional maka kita bisa mendapatkan hasil hingga 500 gram lebih.

Bagi para petani jamur terutama pemula, mungkin belum tahu bagaimana caranya merawat jamur dengan benar. Nah, oleh karena itu agar anda tidak perlu repot-repot membli buku maka kita share trik yang biasa kita lakukan untuk meningkatkan hasil panen jamur tiram dalam masa produksi.

A. Kondisi Kumbung 

Kondisi kumbung ini biasanya fokus pada 3 faktor utama

1. Sirkulasi Udara
Perhatikan sirkulasi udara di dalam kumbung jamur. Jangan sampai pengap dan tingka kelembapan yang baik adalah sekitar 85%. Indikator sederhananya, bila suasana di dalam kumbung cukup nyaman bagi anda untuk bernafas, maka jamur dalam lingkungan yang baik untuk tumbuh. Kumbung yang kurang baik hasil panennya biasanya memiliki sirkulasi udara yang buruk. Beberapa dikarenakan jumlah log di dalam kumbung terlalu banyak sehingga terkesan sesak.

Jika kondisi kumbung sering berubah-ubah (dengan perubahan yang sangat mencolok), maka akan mengakibatkan jamur akan dan mempengaruhi produktifitasnya. Kondisi yang ideal untuk kumbung jamur adalah suhu 22-28′C dan kelembaban 85-90%.

“Lakukan penyiraman lantai dan pengkabutan ruangan agar kondisi itu tercapai”. 

2. Pencahayaan
Jamur memang tidak membutuhkan cahaya yang banyak namun kumbung juga tidak boleh terlalu gelap

3. Kebersihan Kumbung
Tidak sekedar kebersihan rak, atap dan sebagainya namun pastikan juga bahwa kumbung bersih dari kontaminasi asap dan C02

B. Hama Jamur

Pengawasan terhadap hama jamur adalah hal terpenting. Sebenarnya jika anda sudah menjaga 3 hal di atas maka akan dapat meminimalisir hama jamur. Ini kami juga men-share tentang penyakit dan cara menangani hama jamur (Baca: Jenis Hama Pada Jamur Tiram dan Cara Mencegah Penyakit Jamur Tiram)

C. Cara Perawatan Baglog

Kebanyakan para petani jamur baru hanya membiarkan baglog tumbuh dengan sendirinya. Baglog pun perlu dirawat agar tetap produktif. Caranya adalah:

1. Trik Membuka baglog
Buatlah bukaan di bagian belakang baglog setelah panen pertama dari depan, dan buka cincin baglog lalu lipat/ potong  plastik, dengan begitu baglog akan terbuka lebar bagian depannya. Hal ini akan membuat jamur bebas tumbuh keluar dan lebih banyak. Namun perlu diingat bahwa hal ini akan menimbulkan penguapan yang tinggi pada baglog, dan baglog akan cepat kering jika kondisi kumbung tidak dijaga dengan baik.

Membuka Baglog Jamur

Pertumbuhan dari Belakang dan sisi pinggir hasil bukaan

2. Peremajaan Baglog 
Jika baglog sudah beberapa kali panen atau baglog sudah agak lama, biasanya permukaan baglog akan berwarna kecoklatan atau kehitaman, terutama di bagian depan yang dibuka lebar. Ini akan menghambat pertumbuhan jamur yang akan keluar, karena tertutup oleh serbuk kayu yang busuk atau mati. Maka lakukan peremajaan, yaitu dengan membersihkan bagian baglog yang kotor/ rusak dengan cara dikerik bagian permukaan yang kotor/ rusak tersebut agar terlihat lagi bagian yang putih dari baglog. Memang lama kelamaan baglog akan pendek, tapi cara ini makin membuat baglog lebih produktif. Cara ini akan memicu pertumbuhan jamur kembali setelah lama tidak panen.

Merawat Baglog Jamur

3. Trik Kejutan Pada Kumbung
Buatlah kejutan pada kumbung jamur. Kejutan ini adalah dengan cara melakukan penyinaran pada kumbung, tapi bukan sinar matahari langsung, dan jangan terlalu lama, cukup 10-15 menit aja lihat. Caranya yaitu dengan membuka pintu atau jendela kumbung yang mungkin sudah disediakan, dan secara otomatis sirkulasi udara juga akan bertambah. Jangan terlalu lebar, yang penting ada cahaya masuk yang bisa menerangi ruangan. Hal ini akan merangsang pertumbuhan jamur karena perubahan kondisi yang mendadak. Jika terlalu lebar dibuka, hawa panas bisa masuk dan merusak jamur yang sedang tumbuh dan suhu dan kelembaban kan berubah.

Buatlah kejutan lagi. Yaitu jika kumbung sudah begitu sangat lembab, disebabkan karena kondisi kumbung terlalu jenuh dengan uap air di udara. Ini juga bisa membuat jamur menjadi terlalu basah dan lembek kekuning kuningan. Maka hentikan penyiraman dan pengabutan selama 3-5 hari, ini akan membuat kumbung jadi normal kembali dan bisa merangsang pertumbuhan jamur karena perubahan kondisi yang terjadi.

Itulah beberapa cara untuk memaksimalkan hasil panen jamur tiram. Semoga berguna bagi para pelaku pebudidaya jamur tiram. Memang masih banyak lagi tips yang mampu menambah hasil panen yaitu dengan menambahkan zat-zat nutrisi untuk pertumbuhan. Namun intinya untuk memperoleh hasil yang optimal, memang diperlukan perawatan yang baik.

Refrensi :

  • dyanwidyastanto .wordpress .com
  • oemahjamur .blogspot .com

Incoming search terms:

  • Jamur Tiram
  • cara membuat jamur tiram
  • cara merawat jamur tiram
  • Cara Perawatan Jamur Tiram
  • perawatan jamur tiram
  • gambar jamur tiram
  • jamurtiram
  • penyakit jamur tiram
  • macam macam jamur
  • perawatan jamur tiram pasca panen
Cara Memaksimalkan Hasil Panen Jamur Tiram
Written by: Willy
Rating: 4.8

Produk Unggulan

Jamur Lingzhi
Rp 500.000
Jamur Kuping
Rp 15.000
Bibit Jamur F1
Rp 110.000
Bibit Jamur F0
Rp 300.000
Jamur Tiram
Rp 15.000
Jaminan Kualitas
Jamur-Berkualitas
Berlangganan Artikel

Masukan Email Anda

  • Budidaya Jamur
  • Perawatan
  • Pemasaran Jamur
Produk Terbaru
Baglog Jamur
Bibit Jamur F2
Bibit Jamur F1
Bibit Jamur F0
Jamur Dewa
Jamur Kuping
Jamur Lingzhi
Jamur Tiram
Testimoni