Home » Blog » Pembuatan Media Bibit Induk untuk Budidaya Jamur
Jual Jamur Tiram, Kuping, Lingzhi, Dewa, Agaric
Tuesday, March 5th 2013. Posted in Blog

Budidaya jamur tiram saat ini sudah banyak dilakukan masyarakat di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Media tanam atau substratnya yang sudah umum digunakan adalah gergajian kayu alba (sengon), tetapi sembarang gergajian kayu sebetulnya dapat digunakan, terntunya kayu yang tidak beracun, kemudian dicampur dengan bahan-bahan yang lain dengan perbandingan tertentu.

Ada dua tahapan penting dalam budidaya jamur tiram, yakni tahapan membuat media bibit induk dan tahapan memproduksi jamur tiramnya.  Pada tahapan membuat media bibit induk, ada sepuluh langkah yang perlu dilakukan:

budidaya jamur tiram

  1. Bahan medianya berupa biji-bijian atau campuran serbuk gergajian albusia (SKG) ditambah biji millet 1(42%):1(42%). Bahan baku ini adalah yang terbaik.
  2. Bahan baku dicuci dan direbus selama 30 menit menggunakan pressure cooker atau panci.
  3. Bahan baku tersebut ditiriskan dengan ayakan. Tambahkan 1% kapur (CaCI3), 1% gips (CaSO4), vitami B kompleks (sangat sedikit), dan/atau 15% bekatul. Kadar air 45-60% dengan penambahan air sedikit dan pH 7.
  4. Bahan baku tersebut lalu didistribusikan ke dalam baglog polipropilena atau botol susu atau botol selai pada hari itu juga. Per botol diisi 50-60% media bibit, disumbat kapas/kapuk dan dibalut kertas koran / alumunium foil.
  5. Sterilisasi dalam autoclaf selama dua jam atau pasteurisasi delapan jam pada hari itu juga. Temperatur autoclaf 121 C dengan tekanan 1Ib selama dua jam. Temperatur Pasteurisasi 95 C
  6. Lakukan inokulasi dengan laminar flow satu hari kemudian. Setelah suhu media bibit turun sampai suhu kamar, lakukan inokulasi bibit asal biakan murni pada media PDA (sebanyak 2-3 koloni miselium per botol bibit).
  7. Inkubasi (pertumbuhan miselium 15-21 hari) pada ruang inkubasi/inkubator, suhu 22-28 C.
  8. Botol atau baglog berisi bibit dikocok dua hingga tiga kali setiap hari. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan miselium bibit jamur merata dan cepat serta media bibit tidak mengggumpal/mengeras.
  9. Bibit induk dipenuhi miselium jamur dengan ciri pertumbuhan miselium jamur kompak dan merata.
  10. Jamur tersebut dapat digunakan sebagai inokulan/bibit induk/bibit sehat perbanyakan pertama dan kedua. Bibit ini disimpan dalam lemari pendingin selama satu tahun bila tidak akan segera digunakan.

Anda Berminat untuk Budidaya Jamur Tiram ? Silahkan mengikuti Pelatihan Kami

Informasi Pelatihan Budidaya Jamur Tiram, klik di sini

Incoming search terms:

  • jamur lingse
  • bibit f0 jamur bahan bahan
  • Membuat bibit milet
  • laporan budidaya jamur pembuatan media dan biakan induk
  • inokulasi bibit induk ke PDA
  • cara membuat media tanam bibit indukan jamur tiram
  • cara membuat jamur bibit indukan
  • cara membuat indukan bibit jamur tiram
  • cara membuat bibit indukan jamur tiram
  • milet untuk biakan induk jamur adalah
Pembuatan Media Bibit Induk untuk Budidaya Jamur
Written by: Ahmad Syaifudin
Rating: 4.8

Produk Unggulan

Jamur Lingzhi
Rp 500.000
Jamur Tiram
Rp 15.000
Bibit Jamur F1
Rp 110.000
Jamur Kuping
Rp 15.000
Bibit Jamur F0
Rp 300.000
Jaminan Kualitas
Jamur-Berkualitas
Berlangganan Artikel

Masukan Email Anda

  • Budidaya Jamur
  • Perawatan
  • Pemasaran Jamur
Produk Terbaru
Baglog Jamur
Bibit Jamur F2
Bibit Jamur F1
Bibit Jamur F0
Jamur Dewa
Jamur Kuping
Jamur Lingzhi
Jamur Tiram
Testimoni