Home » Blog » Proses Produksi pada Budidaya Jamur Tiram
Jual Jamur Tiram, Kuping, Lingzhi, Dewa, Agaric
Tuesday, March 5th 2013. Posted in Blog

Bisnis dan Budidaya Jamur

Seperti pada artikel sebelumnya, ada dua tahap mengenai budidaya jamur tiram.  tahapan pertama yaitu pembuatan media bibit induk, dan tahap kedua adalah proses produksi jamur tiram.

Pada tahap proses produksi ini, ada sepuluh langkah yang harus dilakukan

 

  • Siapkan serbuk kayu gergajian albasia. Rendam selama 0-12 jam (bergantung pada spesies/strain serbuk kayu yang digunakan).
  • Pada hari itu juga, tiriskan sampai tidak ada air dengan saringan kawat atau ayakan kawat.
  • Buat subtrat / media tumbuh pada hari itu juga. Tambahkan 5-15% bekatul atau polar (bergantung pada spesies/strain yang digunakan), 2% kapur (CaCO3), 2% gips (CaSO4), dan air bersih. Aduk rata semua bahan. Kadar air substrat sebesar 65% dengan pH 7.
  • Distribusikan ke dalam baglog polipropilena pada hari itu juga. Padatkan dalam wadah tersebut, beri lubang bagian tengah, pasang mulut cincin paralon, kemudian tutup dengan kapas / kertas minyak.
  • Sterilisasi / pasteurisasi keesokan harinya. Simpan dalam kamar uap atau kukus dalam drum dengan suhu media di dalam baglog 95-120 C selama 1-3 x 8 jam, bergantung pada jumlah substrat yang akan dipasteurisasi.
  • Inokulasi substrat dengan spawn di ruang inokulasi. Setelah suhu baglog substrat turun sampai suhu kamar, inokulasikan bibit pada substrat dalam laminar flow. Bibit 10-15 gr/kg substrat.
  • Inkubasi baglog substrat (pertumuhan miselium 15-30 hari). Rumah jamur/kumbung/ruang inkubasi dijaga tetap kering dan bersih, suhu 22-28 C tanpa cahaya.
  • Buka baglog substrat dan cincin (7-15 hari kemudian). Cara membuka berbeda-beda, tergantung jenis jamur kayu yang digunakan.
  • Susun baglog di rak dalam rumah jamur (pertumbuhan jamur 10-15 hari kemudian, tumbuh pinhead/bakal
    umbuh buah). Siram bakal tumbuh buah tersebut dengan air bersih agar jamur tumbuh. Untuk jamur tiram, siram rumah jamurnya. Untuk jamur kuping, peniraman langsung pada substrat sampai basah kuyup. Suhu rumah jamur 16-22 C. RH = 80-90 %.
  • Panen kurang dari sembilan kali dalam waktu kurang dari 1,5 bulan, tergantung cara pemeliharaan/penyiraman jamur dan kebersihan kumbung. Atau sisa panen 2-5 kali seminggu.

Faktor penting yang harus diperhatikan dalam budidaya jamur tiram ini adalah masalah kebersihan, aplikasi bibit unggul, teknologi produksi bibit (kultur murni, bibit induk, bibit sebar), teknologi

produksi media tumbuh/substrat dan pemeliharaan, serta cara panen jamur tiram.

Incoming search terms:

  • proses produksi jamur tiram
  • proses produksi budidaya jamur tiram
  • Proses Budidaya Jamur Tiram
  • aspek produksi jamur tiram
  • proses produksi jamur
  • produk budidaya jamur tiram
  • tahap-tahap budidaya jamur tiram
  • tahap tahap dlm membuat budidaya jamur tiram
  • tahap-tahap budidaya jamur
  • Proses produksi usaha jamur
Proses Produksi pada Budidaya Jamur Tiram
Written by: Ahmad Syaifudin
Rating: 4.8

Produk Unggulan

Jamur Kuping
Rp 15.000
Bibit Jamur F1
Rp 110.000
Bibit Jamur F0
Rp 300.000
Jamur Tiram
Rp 15.000
Jamur Lingzhi
Rp 500.000
Jaminan Kualitas
Jamur-Berkualitas
Berlangganan Artikel

Masukan Email Anda

  • Budidaya Jamur
  • Perawatan
  • Pemasaran Jamur
Produk Terbaru
Baglog Jamur
Bibit Jamur F2
Bibit Jamur F1
Bibit Jamur F0
Jamur Dewa
Jamur Kuping
Jamur Lingzhi
Jamur Tiram
Testimoni